Widget HTML Atas

Resep memek, Kuliner Aceh yang sedang naik daun


Resep memek





 Memek merupakan makanan khas Pulau Simeuleu, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Bentuknya mirip seperti bubur. Namun bahan dasar pembuatan makanan dengan nama unik ini adalah dengan pisang, beras ketan, dan santan.

Dalam bahasa Aceh, memek berasal dari kata mamemek yang artinya mengunyah beras. Konon nenek moyang di Aceh mengunyah-ngunyah beras ketan yang dicampur dengan pisang sehingga muncul istilah mamemek. Kini makanan yang telah dinobatkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia (WBTBI) dikenal dengan sebutan memek.




Kuliner khas SimeulueKuliner khas Simeulue Foto: Johanes Randy

Proses pembuatan memek memakan waktu yang cukup lama yaitu sekitar satu jam. Karena kita perlu menggongseng beras terlebih dulu. Meskipun namanya berkonotasi negatif, memek tetaplah makanan khas Simeuleu yang telah diwariskan oleh leluhur.


Berikut resep membuat memek khas Aceh yang bisa kamu coba di rumah:

Kuliner khas SimeulueKuliner khas Simeulue Foto: Johanes Randy

Bahan:


150 gr beras ketan

10 bh pisang barangan

200 ml santan encer

150 gr gula pasir

30 gr gula merah

Garam secukupnya


Cara membuat:



1. Rendam beras ketan selama 3 jam, sisihkan

2. Tumbuk pisang

3. Sangrai beras ketan hingga gurih aromanya. Campurkan pisang yang sudah ditumbuk dengan santan, gula pasir, gula merah dan beras ketan yang sudah disangrai.



Sumber : detik.com

4. Aduk rata dan masak semua hingga tercampur rata kurang lebih satu jam.

5. Sajikan memek selagi hangat.


Di Aceh memek biasanya disajikan saat perayaan tertentu seperti bulan Ramadhan untuk disajikan sebagai hidangan buka puasa. Rasanya manis dan gurih, seporsi memek biasanya dijual dengan harga Rp 5.000. Mau coba?

Bozova
Bozova Seorang Mahasiswa yang suka ngeblog untuk mengisi waktu luang, memiliki minat pada artificial intelegece dan pemrograman.

Berlangganan via Email